+62 852 9374 6110

sungging.s@gmail.com

Web Design

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

Logo Design

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

Web Development

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

White Labeling

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

VIEW ALL SERVICES 

Wana Karya Lestari Berpartisipasi dalam Pertemuan Strategis LPP PCNU, Diskusikan Pengelolaan Perhutanan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Wana Karya Lestari Berpartisipasi dalam Pertemuan Strategis LPP PCNU, Diskusikan Pengelolaan Perhutanan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Pada tanggal 8 November 2024, Wana Karya Lestari turut hadir dalam pertemuan yang digagas oleh LPP PCNU (Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama) bersama kelompok-kelompok perhutanan sosial lainnya, yang diselenggarakan di Cafe Luber, Pamijen, Sokaraja. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas isu-isu penting terkait pengelolaan perhutanan sosial yang berkelanjutan, dengan fokus pada potensi ekonomi yang ada di kawasan hutan desa, serta pentingnya pendampingan hukum bagi kelompok perhutanan sosial. Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas pendataan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan untuk mendukung perekonomian lokal, serta penandaan batas kawasan hutan untuk mencegah konflik pengelolaan.

Sebagai salah satu kelompok perhutanan sosial yang aktif, Wana Karya Lestari mendapatkan banyak wawasan baru mengenai cara-cara efektif dalam mengelola potensi ekonomi kawasan hutan desa, seperti pengelolaan hasil hutan non-kayu, ekowisata, serta pemberdayaan masyarakat sekitar. Di samping itu, penandaan batas yang jelas dan tepat diharapkan dapat meningkatkan kepastian hukum atas pengelolaan kawasan hutan desa, sehingga lebih mudah dalam mengelola dan melindungi kawasan tersebut. Selain itu, pertemuan ini juga menggarisbawahi pentingnya pendampingan hukum untuk kelompok perhutanan sosial agar memiliki landasan yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan hukum yang mungkin muncul.

Ketua Wana Karya Lestari, Daryono, menilai pertemuan ini sangat strategis dan memberikan banyak manfaat bagi pengembangan kegiatan yang dijalankan oleh lembaga. “Kami sangat mengapresiasi kesempatan untuk berdiskusi dengan berbagai pihak mengenai pengelolaan perhutanan sosial yang lebih baik. Pendataan potensi ekonomi dan penandaan batas hutan akan menjadi bagian penting dalam upaya kami untuk mengembangkan ekonomi berbasis lingkungan. Selain itu, dukungan dalam pendampingan hukum akan memperkuat posisi kami dalam menjaga kelestarian hutan desa,” ujarnya. Dengan adanya pertemuan ini, Wana Karya Lestari semakin percaya diri untuk terus mengembangkan program-program keberlanjutan yang mendukung pelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Bantuan Binokuler dari Burung Indonesia Dukung Pemantauan Kawasan Hutan Desa Kemutug Lor

Bantuan Binokuler dari Burung Indonesia Dukung Pemantauan Kawasan Hutan Desa Kemutug Lor

Kemutug Lor, Oktober 2024 — Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Wana Karya Lestari di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, menerima bantuan berupa binokuler dari Burung Indonesia. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kegiatan pemantauan dan patroli di area Perhutanan Sosial Kemitraan Hutan Desa Pengelolaan Khusus (PS KHDPK) yang dikelola oleh LPHD Wana Karya Lestari.

Dengan adanya binokuler ini, tim LPHD kini dapat melakukan pengawasan dan pemantauan keanekaragaman hayati di kawasan hutan desa secara lebih efektif. Peralatan ini akan membantu dalam menjaga kelestarian satwa liar, khususnya spesies burung dan fauna lainnya yang hidup di area tersebut, serta memantau potensi ancaman seperti perburuan liar atau kegiatan yang mengganggu ekosistem.

Ketua LPHD Wana Karya Lestari, Daryono, mengapresiasi dukungan dari Burung Indonesia. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan binokuler ini, kami dapat meningkatkan kualitas pemantauan dan memastikan hutan desa tetap aman dan lestari,” ujarnya.

Binokuler akan digunakan dalam patroli rutin oleh anggota LPHD untuk mendeteksi dan melaporkan kondisi lapangan, termasuk keberadaan spesies burung endemik yang menjadi bagian penting dari ekosistem hutan desa. Selain itu, perwakilan dari Burung Indonesia turut memberikan arahan teknis kepada tim LPHD mengenai cara penggunaan binokuler secara optimal.

Dengan adanya dukungan peralatan ini, LPHD Wana Karya Lestari berharap dapat memperkuat pengawasan dan menjaga kelestarian kawasan hutan Desa Kemutug Lor agar tetap bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

Tim Patroli LPHD Wana Karya Lestari Temukan Bekas Perangkap Burung di Hutan Desa

Tim Patroli LPHD Wana Karya Lestari Temukan Bekas Perangkap Burung di Hutan Desa

Kemutug Lor, Oktober 2024 — Tim patroli dari Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Wana Karya Lestari kembali menemukan aktivitas ilegal berupa bekas perangkap burung di kawasan hutan desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden. Penemuan ini terjadi saat tim melakukan patroli rutin pada minggu ini, di mana mereka menemukan jaring dan getah yang digunakan sebagai perangkap burung.

Patroli ini merupakan bagian dari kegiatan yang dilakukan secara rutin oleh LPHD Wana Karya Lestari setiap minggu untuk menjaga kelestarian hutan desa dan mencegah tindakan-tindakan yang merusak ekosistem, termasuk perburuan burung liar. Ketua LPHD, Daryono, menyampaikan keprihatinannya atas temuan ini. “Kami berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Burung memiliki peran penting dalam ekosistem, dan menangkapnya bukan hanya merugikan alam tetapi juga melanggar aturan,” ungkapnya.

LPHD Wana Karya Lestari terus mengimbau masyarakat setempat untuk tidak terlibat dalam aktivitas perburuan burung dan kegiatan yang merusak alam lainnya. Tim patroli akan terus memperketat pengawasan, namun kolaborasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga kelestarian hutan dan keberagaman hayati.

Diharapkan dengan upaya ini, semakin banyak warga yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan berperan aktif dalam menjaga alam bersama-sama, memastikan hutan desa tetap terjaga untuk generasi mendatang.

PCNU dan Pemkab Banyumas Fasilitasi Peningkatan Kapasitas Pengelola Hutan Desa

PCNU dan Pemkab Banyumas Fasilitasi Peningkatan Kapasitas Pengelola Hutan Desa


Kemutug Lor, 28 September 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan hutan desa di wilayah lereng selatan Gunung Slamet, PCNU Banyumas melalui LPP PCNU Banyumas bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas menginisiasi Sekolah Kemitraan Sosial. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pendopo Embung Jelita Desa Kemutug Lor ini diikuti oleh berbagai Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) di lereng selatan Gunung Slamet, termasuk LPHD Wana Karya Lestari.

Sekolah Kemitraan Sosial ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas para pengelola hutan desa dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui berbagai sesi pelatihan, diskusi kelompok, dan studi banding, para peserta diajak untuk menggali potensi hutan desa, mengembangkan berbagai usaha produktif, serta membangun jaringan kerjasama yang lebih luas.

Fokus pada Pengembangan Kapasitas

Materi pelatihan yang disampaikan dalam Sekolah Kemitraan Sosial ini sangat beragam, mulai dari pengelolaan keuangan LPHD, pemasaran produk hutan, pengembangan ekowisata, hingga penyusunan rencana bisnis. Para narasumber yang kompeten di bidangnya, baik dari akademisi, praktisi, maupun pemerintah, memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para peserta.

LPHD Wana Karya Lestari, sebagai salah satu peserta aktif, sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Melalui kegiatan ini, LPHD Wana Karya Lestari berharap dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola hutan desa secara profesional dan berkelanjutan.

Ketua LPHD Wana Karya Lestari, Daryono. Saat memaparkan kebutuhan LPHD Wana Karya Lestari kepada narasumber

Kemitraan yang Kuat

Kemitraan antara PCNU Banyumas, Pemerintah Kabupaten Banyumas, dan para pengelola hutan desa menjadi kunci keberhasilan dalam upaya pengelolaan hutan yang berkelanjutan. PCNU Banyumas sebagai organisasi masyarakat yang memiliki basis massa yang kuat di masyarakat berperan aktif dalam memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para pengelola hutan desa. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas memberikan dukungan kebijakan dan fasilitasi teknis untuk mendukung pengembangan hutan desa.

Harapan ke Depan

Diharapkan melalui Sekolah Kemitraan Sosial ini, para pengelola hutan desa, termasuk LPHD Wana Karya Lestari, dapat meningkatkan kualitas pengelolaan hutan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, serta berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Selain itu, jaringan kerjasama yang telah terjalin selama kegiatan ini dapat diperkuat untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada di masa depan.

LPHD Wana Karya Lestari Gelar Pertemuan Bahas Rencana Studi Banding Objek Wisata Minat Khusus

LPHD Wana Karya Lestari Gelar Pertemuan Bahas Rencana Studi Banding Objek Wisata Minat Khusus

Kemutug Lor, 26 Agustus 2024 — Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Wana Karya Lestari Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, mengadakan pertemuan penting pada tanggal 26 Agustus 2024. Pertemuan tersebut membahas rencana kunjungan studi banding ke objek wisata pendakian Tapak Gerot di Kabupaten Garut.

Studi banding ini direncanakan akan dilaksanakan mulai tanggal 28 Agustus hingga 2 September 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan dalam pengelolaan usaha pendakian wisata minat khusus di kawasan hutan desa. Dalam kesempatan ini, LPHD Wana Karya Lestari ingin mendapatkan inspirasi dari pengelolaan wisata pendakian Tapak Gerot yang ada di Garut, yang dikenal dengan keindahan alam dan keunikan jalur pendakiannya.

Pertemuan ini difasilitasi oleh Ikmal Maulanal Huda dari Burung Indonesia, sebuah organisasi yang bergerak di bidang konservasi burung dan habitatnya. Ikmal memberikan pemaparan mengenai potensi pengembangan ekowisata berbasis masyarakat dan pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan wisata dengan konservasi alam.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota LPHD Wana Karya Lestari serta perwakilan masyarakat Desa Kemutug Lor, mendiskusikan berbagai aspek teknis dan logistik terkait rencana studi banding. Mereka berharap, dari kegiatan ini dapat dihasilkan strategi dan inovasi baru yang dapat diterapkan di desa mereka untuk meningkatkan daya tarik wisata serta mendukung keberlanjutan lingkungan.

Dengan adanya rencana ini, LPHD Wana Karya Lestari menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan potensi wisata lokal sambil tetap menjaga kelestarian hutan desa yang menjadi aset penting bagi masyarakat setempat.